PADA WAJAH IBU

di matamu, sebatang alif
mengekal jadi jarum
menjahit nasibku dan nasibmu
satu gaun, satu jahitan
sewarna di depan senja

KE LERENG BUKIT RAAS

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

sore membagi warna pada sanggul rukam
kuning datar menyapu datar daun
berbelah garis-garis lurus
menyimpan gambar tahun yang kudus,

tapak kaki kita adalah salam sederhana
penumpul carang di tepi jalan
kalau pun angin bergayut
biarkan ia meliput warta ini dengan kalimat sunyi,

dan sila kita di atas batu
telah membaringkan gejolak rindu
hasrat gugur dengan jasad daun
menuju tanah berbekal doa-doa,

apakah burung tekukur itu nabi abadi
yang mengajarkan kita cara bersuci?
berkicau di setandan daun siwalan
seraya memanggil musim hujan,

dan setelah matahari mencium tanah
kita memutar langkah, senyap di utara
lepas kembang dari rantingnya
di dalam dingin yang sama
kita melihat bulan di berwarna jingga.

ilustrasi: id.aliexpress.com.

Tinggalkan Balasan