Pentingnya Dakwah di Masa Pendemi

Semenjak diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hampir seluruh kegiatan di luar rumah memang dibatasi guna mencegah kerumunan dan memutus mata rantai Covid-19. Hal tersebut juga membuat aktivitas dakwah di Indonesia harus dibatasi. Lantas, bagaimana dakwah di Indonesia dapat tetap berjalan selama pandemi dengan segala keterbatasan yang ada?

Berdakwah di era pandemi seperti ini mempunyai tantangan tersendiri. Ini menuntut para dai atau orang-orang yang bergiat dalam gerakan dakwah untuk semakin kreatif dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah agar sampai ke masyarakat khalayak. Materi-materi dakwah yang disampaikan pun sebaiknya berkaitan dengan situasi dan kondisi yang terjadi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Akibat terjadinya pandemi ini, pelaksanaan dakwah yang tadinya dilakukan secara tatap muka, sekarang harus dilakukan secara daring dengan memanfaatkan peranti teknologi informasi, meisalnya melalaui berbagai platform media sosial (medsos). Peran medsos (media sosial) sangatlah penting dalam proses penyampaian pesan-pesan dakwah kepada masyarakat luas selama masa pandemic ini.

Misalnya, membuat live streaming di kanal Youtube agar dakwah tetap berjalan produktif dan tidak menghalangi kita untuk mendengarkan serta memahami pesan yang terkandung di dalamnya. Tak hanya itu, berdakwah juga dapat menggunakan aplikasi Whatsapp, Line, Telegram, misalnya, dengan membuat grup-grup yang di dalamnya bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah secara virtual.

Pendeknya, banyak hal yang bisa dilakukan agar dakwah tetap berjalan seperti biasanya. Perkembangan teknologi dalam berkomunikasi yang demikian pesat mempermudah penyampaian informasi dari satu tempat ke tempat lain di berbagai belahan dunia. Sementara, pandemi virus Corona adalah sebuah keadaan atau musibah, yang menuntut pentingnya media baru dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah. Dengan demikian, berkat kemajuan teknologi informasi, meski dituntut menjaga jarak atau physical distancing, tidak ada alasan urusan dakwah atau menyebarkan ajaran Islam dan mencari ilmu agama terhenti atau terganggu.

Tinggalkan Balasan