Bagi para walisantri, sambangan juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan putra-putrinya setelah menjalani kehidupan pesantren. Sementara bagi santri, kehadiran orang tua menjadi pengingat bahwa perjalanan mereka di pesantren tidak dijalani sendirian. Ada doa, perhatian, dan dukungan keluarga yang terus menyertai.
