Tidak hanya di Pondok Putri Pesantren Tebuireng, sambangan perdana santri baru juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah pondok cabang, seperti Pondok Sains Tebuireng dan Pondok Putri Kesamben. Hal serupa juga berlangsung di beberapa pondok sekitar Pesantren Tebuireng, di antaranya Al-Farros, Al-Masruriyah, dan Al-Mahfudz.
Pelaksanaan sambangan secara serentak tersebut membuat kawasan Tebuireng dipadati walisantri yang datang dari berbagai daerah. Bahkan, sejumlah walisantri yang berdomisili di luar Pulau Jawa telah tiba sejak Kamis (13/8/2026) untuk dapat bertemu putra putri mereka pada hari sambangan tersebut.

Bagi santri baru, sambangan kali ini bukan sekadar kesempatan untuk bertemu keluarga. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk berbagi cerita setelah menjalani kehidupan pesantren selama kurang lebih 40 hari.
