PEREMPUAN YANG MENYIMPAN LANGIT DALAM DOANYA

PEREMPUAN YANG MENYIMPAN LANGIT DALAM DOANYA

Di antara suara lembut lantunan ayat al-quran,
ia menyembunyikan semesta yang tak terlihat oleh mata telanjang.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kakinya melangkah penuh irama di lantai pesantren,
tapi hatinya berlari jauh, menuju sang Pencipta yang ia kenal tanpa harus melihat.

Perempuan itu bukan pemilik suara paling keras di antara halaqah,
Namun di dadanya, ayat-ayat tumbuh bak bunga indah di taman,
disirami sabar, dipelihara syukur, dan mekar dalam sujud yang panjang.

Perempuan itu,
yang jemarinya mengenal tasbih lebih dari gemerlap dunia,
yang sepasang matanya basah bukan karena terluka,
namun karena terlalu sering mengadu lemah dengan langit.

Ia tahu, hidup tak selalu selembut doa,
kadang rancau seperti hal yang tak mampu dijelaskan.

Namun ia tetap bersimpuh meminta kepada sang Pencipta,
dengan iman yang dijahit dari luka samar yang tak pernah ia tanyakan.

Di antara kitab dan waktu yang berjalan angkuh,
ia memahami bahwa menjadi perempuan bukan hanya berperang dengan kebohongan dunia.

Tinggalkan Balasan