PEREMPUAN YANG MENYIMPAN LANGIT DALAM DOANYA

Ibu tak pernah berdiri di atas mimbar
tak juga menulis sejarah dengan tinta yang dipuji banyak orang,
namun dari rahimnya
lahir langkah-langkah yang kelak akan mengubah zaman.

Ibu mengandung bukan hanya tubuh,
tapi harapan yang ditenun perlahan,
dari doa yang tak putus
di antara lelah yang jarang disebut.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Di belaian tangannya yang penuh cinta,
ibu membentuk dunia penuh kasih
mengajarkan kata pertama,
mengingatkan arti pulang,
dan mengenalkan untuk mencintai Tuhan
sebelum dunia mengenalkan luka.

Ibu tahu,
kelak buah hatinya akan berjalan jauh,
dan mungkin akan menghapuskan betapa senyap perjuangannya,
tapi ibu tetap merelakan
karena cintanya tak pernah meminta dikenang.

Ibu,
engkau bukan sekadar awal kehidupan,
engkau adalah alasan mengapa kehidupan terus berdetak menemui jantung-Nya.

Dari rahimmu,
lahir orang-orang yang akan mengajarkan ajaranmu untuk beribadah kepada sang Pencipta.
yang mungkin tak selalu menyebut namamu,
tapi membawa sepotong keikhlasanmu
dalam setiap langkahnya.

Ilustrasi: sang penjaga (ibu), lukisan saparul anwar phalonk.

Tinggalkan Balasan