PEREMPUAN YANG MENYIMPAN LANGIT DALAM DOANYA

Dan kelak
jika dunia bertanya siapa ia,
tak perlu gelar panjang atau kisah megah.
Cukup satu,
perempuan yang setia menjaga Tuhan di setiap langkahnya.

JANTUNG INI MILIK-MU

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Di balik detak yang tak pernah terhitung,
ada nama-Mu yang berulang disebut tanpa suara.
Bukan di langit yang jauh,
Namun di jantung.
yang setia memanggil-Mu dengan cinta.
Kami belajar menyebut-Mu di kelas sederhana,
dengan kitab yang sudah menguning bercampur mata setengah lelah.

Seringkali,
Engkau justru lebih dekat dari pelajaran itu
hidup di sela napas,
di langkah yang kami jalani.

Tuhan,
ternyata Engkau bukan sekedar untuk dicari,
Namun juga untuk dicintai.
Pada ibu yang bangun sebelum fajar,
pada guru yang menahan lelahnya demi ilmu,
pada air wudhu yang dingin menyentuh jiwa.
Engkau bernapas dalam hati kami,
Mendengar kami.

Saat kami tersesat dalam riuh dunia,
Engkau tidak pergi.
Engkau bersembunyi di balik detak yang masih setia berdenting,
menunggu kami pulang.

Maka jika suatu hari kami lupa jalan menuju-Mu,
letakkan tangan di dada dan dengarkan
itu bukan sekadar jantung,
itu panggilan-Mu
yang tak pernah berhenti untuk mengingatkan kami pada-Mu.

DARI RAHIM YANG TAK PERNAH MENUNTUT

Tinggalkan Balasan