Polemik Toa dan Sikap Tengah

Kedua, ada langkah konkret yang ditempuh oleh Menang. Soal bagaimana langkah tersebut, itu mutlak bukan wilayah saya, Menag pasti lebih mampu memahami dan memikirkan.

Selain itu, posisi kita sebagai umat yang paling ideal adalah berada di posisi tengah. Tidak terlalu condong terhadap Menag yang dalam hal ini kurang ideal memberi analogi. Juga tidak memihak kepada pihak kontra yang membabi buta karena menganggap hal tersebut pembatasan ruang gerak Islam.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sikap yang ideal dan sungguh elegan dalam kasus ini tidak lain adalah berada di pihak tengah. Hanya sikap moderat yang mungkin kita lakukan dalam hal ini. Setelah diingat-ingat, bukankah Menang juga mengusung visi moderat? Di mana?

Tinggalkan Balasan