Salah seorang warga Samen, Rino Caroko, seperti dikutip okezone, Jumat (17/2/2020), membenarkan adanya penolakan dari warga atas kepulangan dua orang santri asal pondok di Bali tersebut. Selama ini, menurut dia, kedua santri tersebut memang menuntut ilmu agama di salah satu pesantren di Bali. Karena pesantren diliburkan dan tidak ada kegiatan selama masa pandemi Corona, keduanya memilih pulang.
Rino juga membenarkan bahwa kedua orang santri tersebut memang warga Samen dan tinggal bersama seorang ibu. Mereka tergolong keluarga kurang mampu. “Sebenarnya tidak semua menolak, ada juga yang menerima. Nah yang menolak ini khawatir ada penularan Covid,” kata Rino.

