Rantai Ilmu Ushul Fikih dan Urutannya

Syaikh Usamah Sayyid al-Azhari, guru besar hadis dan Penasihat Kepresidenan Mesir,  menjelaskan, kita memiliki empat kitab induk dalam fan ini, yaitu Al-Mustashfa (Karya Al-Ghazali), Al-Burhan (Karya Al-Juwaini), ⁠Al-Mu’tamad (Karya Abi Husain Al-Bashri), dan Al-‘Umad (Karya Abdul Jabbar).

Dua kitab pertama merupakan karya dari ulama Sunni (Ahlussunnah wal Jama’ah). Sedangkan, dua kitab terakhir adalah karya dari ulama Muktazilah. Masing-masing dari keempat kitab tersebut mempunyai syarh (saya tidak memerincinya karena terlalu banyak) yang sampai 40 syarh.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sementara itu, di sisi yang lain, keempat kitab tersebut telah dikumpulkan oleh Imam Fakhruddin Ar-Razi dengan judul Al-Husul min Ilmi al-Ushul. Kemudian, Al-Husul ini diringkas oleh dua ulama terkenal bermarga al-Armawi, yaitu Imam Sirajuddin al-Armawi dengan judul At-Tahsil min al-Mahsul dan Imam Tajuddin al-Armawi yang memberinya juudl Al-Ashl min al-Mahsul. Kemudian, keduanya ini diringkas lagi oleh Imam Baidhowi yang sangat populer di telinga kita, yaitu Minhaj al-Wushul.

Tak sampai itu saja, keempat kitab induk yang pertama tadi, selain dikumpulkan oleh Imam Fakhruddin, juga telah dikumpulkan dan diringkas menjadi sebuah kitab bernama Al-Ihkam fi Ushul al-Ahkam oleh Abul Hasan Al-Amidi. Ini kemudian masih diringkas lagi dan menjadi karya monumental, kitab kelas muntaha dalam fan ini, berjudul Mukhtashor Ibnu Hajib karya Ibn al-Hajib (yang banyak di-syarh dan di-ikhtisar oleh berbagai ulama, akan sulit mengingatnya jika saya cantumkan).

Maka izinkan alfakir untuk meringkas tahapan yang sebaiknya dipelajari untuk kita thullab ‘ilm:

Pertama, Al-Waraqat, karya Imam Haramain. Bisa dengan Syarh Imam Al-Mahalli atau Syarh Imam As-Suyuthi.

One Reply to “Rantai Ilmu Ushul Fikih dan Urutannya”

Tinggalkan Balasan