II
Mata malam mengepung rumah Nabi
Pijak kaki mengelilingi dinding-dinding bata merah
Dari hasil syawir Darun Nadwah
Mereka merangkak
Mencari sang utusan

Ali, bertilam keteguhan
Bertaut hati pada ilahi Rabbi
Membujur tubuh di atas serabut kurma
Sementara Baginda melaju kaki keluar rumah,
Dan merapalkan firman;
“Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding)
dan di belakang mereka juga sekat,
dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.”[1]
Tangan menggenggam tauhid
Berisi butir-butir akidah
Ditiupkannya kalam Tuhan
Lalu ditaburkannya debu-debu kekufuran
Pada pandangan yang lalai
III
Tiga hari lama berselang
Baginda berdiam di Gua Tsur,
Disertai sobat setia
Lalu berhijrah ke Kota Yatsrib
Kaum Muhajirin menyusul
Bergerombol berduyun-duyun
Menemu sang Nabi
Yang tiba di tanah Quba.
[1] Arti QS. Yasin ayat 9
Sumber ilustrasi: x.com, @sarirotijogja.
