MENITI WAKTU Oleh: Mukhlisin Aku meniti waktu menuju tanah-tanah berbatu. Sebab, di sanalah kekasih kelak kita menanam buah rindu. Aku mengukur jarak menjadikannya seindah berlarik…
View More Menafsir Waktu dalam PuisiPopuler
Era Post-Truth: Runtuhnya Tembok PesantrenFenomena pergeseran otoritas keagamaan di Indonesia saat ini bukan sekadar...
Fenomena Tahfiz Al-Qur’an: Antara Hafalan dan PemahamanDalam satu dekade terakhir, kita menyaksikan fenomena yang sangat baik seka...
Trump vs Paus: Ancaman Harmoni Lintas ImanKetegangan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Paus Leo X...
MEREKA YANG MENDERITAAKU TAHU YANG TAK KAU KETAHUI I Lihatlah! Telah kukatakan sejak mula mereka...
Trending
The Post-Truth Era: The Collapse of the Pesantren WallsThe current shift in religious authority in Indonesia is not merely a chang...
Haul Akbar Masyayikh Lirboyo Dihadiri Ribuan JemaahSuasana khidmat menyelimuti Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kedir...
Santri Darul Ulum Ziarah ke Makam MasyayikhKamis malam Jumat, 16 April 2026, setelah salat Maghrib berjamaah, para san...
