Pondok pesantren sejak awal berdiri dibangun di atas dua tiang utama, yaitu hafalan dan adab. Santri menghafal matan, nazam, dan ayat demi ayat bukan sekadar…
View More Hafalan, Nalar, dan Tantangan Abad DigitalTag: #TradisiPesantren
Pesantren: Wahyu, Akal, dan Rasa
Pernahkah kita bertanya, bagaimana sebuah pondok pesantren membangun cara berpikir para santrinya? Di dunia akademik, ini disebut dengan Epistemologi—sebuah cabang ilmu yang memelajari dari…
View More Pesantren: Wahyu, Akal, dan RasaAkankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?
Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah wajah dakwah dan pembelajaran agama secara signifikan. Ceramah yang dahulu hanya dapat diakses…
View More Akankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?Menguji Feodalisme dalam Sistem Pesantren
Isu feodalisme dalam pesantren kembali naik di ruang publik, tapi pembahasannya sering repetitif dan kurang menyentuh akar masalah yang jarang dibahas oleh media populer. Sebagian…
View More Menguji Feodalisme dalam Sistem PesantrenAnak-anak Kiai Hari Ini
Di era digital yang semakin mendominasi ruang sosial manusia, muncul sebuah paradoks tragis yang menyasar kalangan yang semestinya menjadi pilar spiritual dan intelektual bangsa: anak-anak…
View More Anak-anak Kiai Hari IniTradisi Pesantren dan Kesalahan Konseptual
Perbincangan tentang pesantren belakangan ini kembali ramai. Narasinya sering memojokkan kehidupan di pesantren, terutama berkaitan dengan relasi santri dan kiainya. Pengabdian santri, mulai dari membantu…
View More Tradisi Pesantren dan Kesalahan KonseptualReplik terhadap Framing Tradisi Pesantren
Fenomena akhir-akhir ini, banyak kalangan melakukan framing negatif terhadap tradisi pesantren. Kemudian, muncul pro-kontra, kontroversi, dan opini-opini yang saling berlawanan terutama di media sosial. Sebagian…
View More Replik terhadap Framing Tradisi PesantrenPesantren, Kitab Ta’lim, dan Feodalisme
Belakangan ramai beredarnya framing negatif terhadap keberadaan pondok pesantren. Framing ini menimbulkan stigma negatif masyarakat terhadap citra kiai dan pesantren. Mencermati framing negatif itu, saya…
View More Pesantren, Kitab Ta’lim, dan FeodalismePesantren sebagai Subkultur, Masih Relevankah?
Pada tahun 1972, Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) menulis artikel ringkas namun strategis berjudul “Pesantren Profil Sebuah Subkultur”. Dua tahun kemudian, ia menulis lagi “Pesantren…
View More Pesantren sebagai Subkultur, Masih Relevankah?Pesantren dan Model Pendidikannya
Pesantren, dalam sunyi dan kesederhanaannya, memelihara sesuatu yang tak bisa diukur dengan kamera, mikrofon, atau rating acara televisi. Ia memelihara jiwa—ada kehidupan yang tak pernah…
View More Pesantren dan Model Pendidikannya