Pematangsiantar, 25 November 2024.
TAKWIL TANAH LIYAN

Di aras begitu jauh
orang-orang meletak iman di pelupuk mata
mengutuki seribu tanduk iblis
berkhotbah melalui dua lembah
yang bukan tempat ibadah.
Aku bukanlah Adam
dan engkau juga bukan Hawa
tapi di tanah ini
kita membakar angka-angka di buku tua
halaman yang tak dapat dibaca
atau lunas dari tafsirmu.
Barangkali, kita hanya hamba yang menghitung
berapa kata-kata di tubuh langit
yang pantas didaur ulang
untuk mata yang hujan.
Di seribu senin yang lain
kala musim berbeda
aku ingin menakwil tanah liyan
menjadi pengarang
menjajaki bahasa-bahasa seberang.
