Selagi menunggu waktu kita berakhir, tak maukah kita untuk berusaha menjadi seorang pecinta, atau setidaknya mencicipi bagaimana rasanya beragama dengan rasa cinta. Membuktikan perkataan Maulana, benarkan cinta membuat aktivitas kita dalam beragama akan terasa mudah dan tentunya mengasyikan. Atau, kita lebih bersikukuh untuk menikmati tempat gelap ini, sebab ketidaksadaran kita akan Allah Ta’ala sebagai sebenar-benarnya kekasih.
