Menurutnya, batas plastik tak hanya digunakan sekali salat berjamaah. Pihaknya juga rutin menyemprotkan cairan desinfektan ke lembar-lembar plastik maupun lantai jika selesai menggelar salat berjamaah.
“Kita rutin penyemprotan desinfektan untuk antisipasi jika mungkin ada droplet yang tertinggal di plastik maupun lantai. Kita tetap jaga kebersihannya. Monggo jika ada yang mau menerapkan di tempat lain, caranya mudah dan enggak terlau mahal, dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama,” katanya.

Ia berharap, inovasi tersebut diterapkan di musala atau masjid-masjid yang lain. Penerapannya pun bukan hanya pada salat wajib berjamaah, tapi bisa pula pada salat Jumat atau salat Iedul Fitri 1441 H.
