PADA SEBUAH PELABUHAN

KEPADA PELAUT MUDA

singkap matamu
bagaimana layar itu mengikat angin pada tubuhnya
ketika matahari menjelang merah jambu.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

ombak yang pecah dalam tubuhmu,
ledakkan kesepian camar lumpuh
di tepi pelabuhan.

kacong, tubuh kita pantulan derap gelombang
menampung macam bayang-bayang
karang remas diinjaknya.
matahari lamban ditambat lajunya.

kita menerka-nerka
sebelum istana pasir sempurna dibangun ketam:
doa perempuan sudah biru di rahim lautan.

ikan yang terbuat dari daging_tulang_ waktu
digiring tuhan ke dalam lingkar jaringmu
selagi engkau tahu, doa dan peluh lebih bengis dari sembilu.

Kutub/Yogyakarta, 2021.

PADA SEBUAH PELABUHAN

i/
kau tahu, ketika kalimat tuhan pecah dari toa itu
matahari akan padam dengan sendirinya
kelelawar-kelewar keluar gua
memburu angin di tebing gelap

One Reply to “PADA SEBUAH PELABUHAN”

Tinggalkan Balasan