War takjil setiap bulan Ramadan masih menjadi konten viral sosial media. Konten yang memperlihatkan fenomena berburu takjil ini selalu menjadi perhatian khusus. Sebab, tidak hanya dilakukan kaum muslim yang menjalankan ibadah puasa. Masyarakat nonmuslim pun banyak yang berburu takjil.
Dari perburuan takjil itu tergambar toleransi antarumat beragama yang muncul dari lapak-lapak pedagang kaki lima yang menjajakan penganan untuk berbuka. Mereka adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Istilah “war takjil” merujuk pada momen berburu hidangan berbuka puasa yang ramai dan kompetitif, terutama di pasar Ramadan atau lapak dadakan menjelang maghrib.
