Islam, seperti banyak agama lain, mengklaim sebagai universal yang mengakomodasi budaya semua pemeluknya asalkan batas-batas hukum agama tidak dilanggar. Islam mengatakan bahwa jika ada perbedaan nyata antara manusia dan manusia, itu bukan perbedaan ras, warna kulit, negara atau bahasa, tetapi perbedaan ide, keyakinan, dan prinsip.
Sebagaimana contoh, dua anak dari ibu yang sama, meskipun mereka mungkin sama dari sudut pandang nenek moyang yang sama, harus menempuh jalan hidup yang berbeda jika keyakinan dan perilaku moral mereka berbeda.

Sebaliknya, dua orang, satu di Timur dan yang lain di Barat, meskipun secara geografis dan lahiriah dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh, akan menapaki jalan kehidupan yang sama, jika mereka memiliki kode perilaku moral yang sama.
Atas dasar prinsip fundamental ini, Islam berusaha membangun masyarakat yang berprinsip dan ideologis yang sangat berbeda dari masyarakat rasial,nasionalistik, dan parokial (budaya politik rendah) yang ada di dunia saat ini.
