Ia menunjukkan tulisannya dengan segala tanaman yang tumbuh diatasnya. ia sudah percaya pada pupuk mahal dan air zam-zam yang ia gunakan merawat bahasa hingga tumbuh dewasa. tapi selanjutnya ia tidak percaya bahasa itu dipanen dengan kualitas sempurna.
Aku mengerti perasaan itu. Aku pernah di sana.

Aku mungkin masih di sana, kadang. Jadi aku bilang yang jujur. bagian ini sehat, bagian itu kerontang, di sini ada sesuatu yang belum matang tapi menarik untuk ditanam, dan secara keseluruhan ini adalah tulisan seseorang yang sudah punya lahan besar tapi belum percaya bahwa tanamanya layak dibudidayakan. Percayakan. Itu pekerjaan yang tidak ada akhirnya. Tapi mulailah rajin menengoknya.
2026.
TAKARIR 5
Aku kenal puisi ini tapi tidak sepenuhnya mengenalinya.
Senyumnya berbeda, lebih ketawa, lebih kurang suara,
lebih tidak tahu bahwa ada hal-hal yang akan datang
dan mengubah merah mulut itu menjadi hitam.
Aku tidak ingin kembali ke sana. Pada kamus lama.
Bahwa gaya bahasa yang dihapus dalam perjalanan penuh kemacetan tak perlu diselamatkan, biarkan kekal dalam tawa anak kecil di kenangan.
