Bila Kiai Arwani Kecopetan

Sifat Kiai Arwani ini mengindentifikasikan akan kezuhudan serta kerelaan beliau atas semua ketetapan Allah SWT. Sebenarnya, jawaban Kiai Arwani ini mirip dengan ungkapan Sayyidina Umar Ra, perihal datangnya suatu musibah.

Sayyidina Umar Ra berkata, “Tidak datang padaku suatu musibah kecuali di situ aku melihatnya ada empat nikmat Allah yang diberikan kepadaku. Yaitu, ketika itu tidak menyangkut agamaku, tidak menghalangiku mendapat rida-Nya, ketika yang datang itu tidak musibah yang lebih besar, dan ketika aku bisa berharap pahala atas musibah itu.” (Haqoiq an at-Tasawwuf)

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dan dalam Al-Qur’an pun dijelaskan bahwa pada setiap takdir Allah SWT yang mungkin kita rasa merugikan, sebenarnya mengandung banyak hikmah yang baik untuk kita. Allah SWT berfirman;

فَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَيَجْعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (An-nisa’ : 19).

Jadi, orang-orang yang berjiwa besar tiada pernah menganggap besar setiap musibah, asalkan iman tetap bersemayam. Mereka akan melihat sisi nikmat pada setiap cobaan itu, toh mereka pun paham bahwa setiap cobaan yang diterima pasti terkandung hikmah di dalamnya.

Tinggalkan Balasan