Dengan konsisten menghasilkan gagasan tulisan yang sehat dan moderat tanpa adanya unsur caci maki, diskriminatif, agitasi, dan mendeskreditkan pihak lain. Tentu bukanlah suatu hal yang mustahil akan menjadikan sumber inspirasi generasi selanjutnya untuk meneruskan ikhtiar kebaikan (baca: literasi) dalam skala yang lebih besar (lokalitas-nasionalitas-globalitas). Semoga!!!

Kereen,.. Branding Kaum Santri Lewat Literasi.. Setuju..
Nggeh, Matur nuwun …