Namun, pada 5 April, hasil tes medis keluar yang menyatakan bahwa pasien positif Covid-19. Berdasarkan hasil tes tersebut, tim medis akhirnya menjemput R untuk dibawa ke rumah sakit guna memperoleh perawatan intensif.
“Kita harus hati-hati. Sebab orang yang kelihatannya sehat, ternyata sakit,” kata Ferinando Rad Bonay. Saat ini, kata Fery, pihaknya masih melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien untuk diperiksa. “Termasuk perawat dan dokter rumah sakit, yang sebelumnya merawat pasien,” pungkas Fery seperti dikutip tribunnews.

Ferinando menambahkan, dengan terkonfirmasinya 1 pasien postif Covid-19 yang dirawat di Kedal, menambah jumlah pasien positif Corona yang terlibat dengan Kabupaten Kendal menjadi 3 orang. Dua pasien di antaranya warga Kendal yang berdomisili di Kota Semarang dan dirawat di Kota Semarang.
