Filosofi Lapar

Keempat, lapar mampu menundukkan kekuatan hawa nafsu yang selalu mengajak kepada perbuatan maksiat. Inilah faedah rasa lapar yang paling benar. Sesungguhnya sumber dari semua kemaksiatan adalah merajalelanya bujukan hawa nafsu. Sementara sumber kekuatan hawa nafsu adalah melalui makanan dan minuman.

Kelima, rasa lapar dan dahaga yang kita rasakan secara kontinu dalam waktu tertentu bisa memberi dampak pada kesehatan kita. Berdasarkan penelitian di Barat, ditemukan orang-orang yang sering merasakan lapar dalam keadaan teratur, mungkin kalau dalam Islam seperti puasa di bulan Ramadan, maka akan mengalami pembaruan sistem pencernaan. Jadi, ketika seseorang merasakan lapar secara teratur, sistem pencernaannya akan istirahat sejenak walaupun tidak berhenti secara mutlak. Pada saat istirahat inilah sistem pencernaan kita mengalami pembaharuan kembali (renewal), sehingga menjadi lebih baik dari sistem pencernaan yang sebelumnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kesimpulannya, lapar dan dahaga yang dirasakan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia selama puasa sebulan penuh di bulan Ramadan ini banyak memberikan manfaat atau keuntungan. Saya yakin, dengan merenungi manfaat atau faedah lapar tersebut, kita dapat termotivasi untuk lebih ikhlas dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci ini. Wallahu a’lam bish-shawaab.

Tinggalkan Balasan