IKAN YANG INGIN HIDUP SETAHUN LAGI

Ditemukannya di hutan seberang,
ia berjalan sempoyongan.
Raut wajahnya lusuh dan pucat.
Namun ia membawa harapan
agar terbebas dari ancaman dan penindasan.

Warga terbelah oleh iming-iming menjanjikan, katanya.
Tapi mereka yang mencari hidup
dari petak tanah dan air,
tetap mempertahankannya
meski barter dengan nyawa.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Air dan tanah adalah bahagia
dan gelak tawa,
kecukupan dalam sederhana
yang membawa pada makmur dan sejahtera.
Alam tengah meridainya,
menyerahkan diri untuk ditanami padi
demi kehidupan manusia desa.

Langit Wadas lebih setuju,
bila air yang menetes dari awannya
menghidupi warga desa.

Malang, 22 Februari 2025.

TELUR REBUS SIKIDANG
—Untuk Mbah Rekso

Pada jembatan menuju kawah;
kulihat lelaki tua yang sibuk duduk;
menunggu butir-butir telur itu masak.

Kanan-kirinya penuh batuan
dan pasir abu-abu yang asyik telentang.
Pada satu batu yang besar, “Telur rebus kawah”

Dengan tergopoh-gopoh,
lelaki tua itu memindahkan butir-butir telur
Dikenakannya baju lurik yang khas dan capil

Dengan modal kaleng putih yang terlihat tua; seperti dirinya
Peluhnya pun tersenyum
melihat butir telur yang nyaris habis; laris.

“Untuk harga persahabatan saja,”
kata papan yang terpampang

Wonosobo, 05 Januari 2025.

Sumber ilustrasi: barta1.com

Tinggalkan Balasan