Kuadrat

Rada tercengang ia mendengar penjelasan tersebut. Sekonyong-konyong ia—yang sempat memamerkan raut agak merengut—jadi tersenyum senang sembari manggut-manggut.

Betapa mudahnya, demikian benaknya, Gusti Allah Ta’ala memberi cara pada hamba-Nya dalam ngalap pahala. Kemudian ia teringat, guru ngajinya pernah berkata: saat seseorang terbersit niat tak baik dalam hatinya, ia tak mendapat satu dosa hingga ia melakukannya. Sedangkan, saat seseorang berniat baik, ia langsung mendapat satu pahala kendatipun belum atau malah tak jadi melakukannya. Allah Karim, pikirnya kemudian, sementara itu apabila orang yang berniat baik dapat melakukan kebaikannya ia bakal mendapat sepuluh pahala hingga berlipat-lipat ganda.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sejak saat itu, apabila ia mendapat rezeki, setelah menyisihkannya untuk kebutuhannya, ia pun kian kerap memberikan sesuatu pada temannya itu.

Tinggalkan Balasan