MENCINTAIMU
Aku ingin mencintaimu
Dengan keluasan cinta yang tabah
Tanpa satu pun luka di dada
Yang menelantarkanku ke kehancuran

Biar diriku mengunyah pahit rindu
Pada malam-malam bayangmu
Sebab, aku pun tahu
Diriku tak pernah ada dalam dirimu
Detik-detik berguguran di atas kertas
Kutulis puisi tentang dirimu
Oh, betapa nyeri yang tak pantas
Setiap kali mengingatmu yang batu
Aku ingin mencintaimu
Tanpa satu pun luka di dada
Setelah sekian lama
Kerinduan dibiarkan beku dan berdarah.
Gapura, 22 April 2020.
ILALANG
Ilalang tak pernah bersedih
Walau sabit mengintai sunyi
Ia akan tetap tumbuh lagi
Dengan tarian lebih puisi
Ilalang tak pernah mengeluh
Meski hidup di tengah batu-batu
Ia akan tetap menerima angin
Sebagai lagu paling dingin
