Pameran “60 Tahun Majalah Horison”

Majalah Horison telah memainkan peran penting dan strategis dalam mengangkat martabat bahasa Indonesia. Karena itu, bahasa Indonesia jangan sampai dirusak dan dikotori oleh hoaks, ujaran kebencian, kebohongan, dan semacamnya.

Hal tersebut ditegaskan sastrawan Jamal D. Rahman saat memberikan pidato kunci pada pembukaan pameran “60 Tahun Majalah Horison” di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Kamis (23/4/2026). Tema pameran untuk memperingati 60 kelahiran majalah sastra yang kali pertama terbit pada 1966 ini adalah “Yang Terbit, Yang Tenggelam”.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pembukaan pameran ini dihadiri para pegiat Majalah Horison, sastrawan, masyarakat umum. Pembukaan diawali dengan musikalisasi dan parade pembacaan puisi-puisi yang pernah dimuat di Majalah Horison. Setelah itu, dibacakan juga “catatan pendek” Arief Budiman, salah satu pendiri Majalah Horison. Catatan pendek Arief Budiman ini dimuat pada Juli 1984 untuk memperingati 18 tahun lahirnya Horison. Dalam catatan itu dikisahkan prosesnya lahirnya Majalah Horison.

Tinggalkan Balasan