Dalam akhir sambutannya, Ahmad Chudori juga berpesan kepada para guru. “Mari kita meneladani filosofi yang sudah digagas oleh Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, bahwa guru menjadi ing ngarso sung tuladha, ing madya membangun karsa, dan tut wuri handayani. Guru di depan memberi contoh, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan,” ujarnya.
Melalui upacara bendera di Hari Guru ini, diharapkan para siswa dan santri kian menghargai dan menghormati atas para jasa para guru dengan meningkatkan semangat dan kegigihan dalam belajar.

