HENING KALBU
Teruntuk KH Dimyati Rois
Entah mengapa badan ini terasa lemah
Ketika melihat daun gugur jatuh ke tanah
Basah pipi aliri air mata
Menjelma duka kalbu merana
Lemas tak berdaya hanya melihat laut lepas
Di mana para nelayan taruhkan napas

Di pagi buta ini matahari tebar cinta
Kabar duka kembali terdengar daun telinga
Sosok panutan kembali keharibaan
Dengan membawa ilmu pengetahuan
Ribuan manusia kehilangan
Sebab petuahnya dituankan
Bagi kepala insan kalbu kekeringan.
BIRU JINGGA
Barangkali warna hijau sekarang terbelah
Oleh kabar duka sang petuah
Katanya warnanya mulai ternoda
Dari merah hingga jingga.
