Refleksi Takwa: Melihat Diri Sendiri

Kita diciptakan Tuhan dari kegelapan rahim ibu, mak-e, ummi’, bunda, mbok-e, mak-e, mama, dan lain-lain setiap anak memanggil perempuan yang melahirkannya. Dengan tangis dan tanggung jawab tak terundangkan untuk hidup. Dan di hadapan sakit, gelar-gelar kehilangan kilaunya. Di hadapan ajal, semua kata-kata menjadi bisu.

Kesetaraan yang demikian itu adalah penemuan yang menyakitkan; bahwa manusia punya kesamaan meliputi tubuh yang bisa aus, hati yang takut kekurangan harta, ketidakpastian masa depan, dan kemampuan untuk berbuat baik atau menyakiti selainnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Perbedaannya saat manusia berlaku, bertingkah, memuji atau mencela, menghasut atau mendukung, kaya atau miskin, dan lain-lain sebagainya. Harta bisa memperindah wajah, setidak-tidaknya dicitrakan baik sebab punya harta yang berlimpah dan lebih dari yang lain. Nama bisa membuka pintu. Jabatan bisa menuntun berjalan mulus. Dan memang begitulah hidup ini berjalan, setidak-tidaknya kebanyakan.

Tetapi, guru saya bilang, semua adalah kulit. Kadang indah, kadang sobek. Tidak jelas. Ada manusia yang memakai kulit mewah tetapi hatinya rapuh karena lupa menimbang sesama. Ada yang hanya membawa sedikit namun hatinya penuh tanggung jawab pada yang lemah. Seberapa dalam seseorang meresapi batas-batas kemanusiaan dan menyusunnya menjadi tindakan, sedemikian itulah pula ia dapati pelajaran.

Ukuran yang pantas untuk mengukur manusia tidak tersusun dari angka rekening atau deretan huruf di belakang nama. Ukurannya adalah ketajaman hati untuk peka terhadap tangis bayi yang lapar, kepada mereka yang meratapi pekerjaan yang hilang, kepada yang mengetuk pintu orang tua yang kesulitan mencari nafkah. Itu yang memanggil kita pada takwa. Takwa adalah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Lebih jabar adalah cara seseorang hidup dengan kepekaan terhadap yang hak, dengan keberanian merendah ketika kesombongan mulai muncul di permukaan, dengan kesiapan menanggung malu demi kebaikan yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan