Hal ini sekalipun merupakan hal yang kecil, terkadang sangat diperlukan bagi santri untuk menjaga imunitas pikiran dan hatinya agar tidak memiliki kesenjangan atau tidak memiliki suatu masalah. Sehingga, santri yang terhibur itu akan merasa lebih betah di dalam pondok pesantren. Ketika sudah merasa betah dan nyaman bermukim di pondok pesantren, maka santri itu akan makin bersemangat dalam belajar, mengaji ataupun menghafal pelajaran.
Seperti itu pula dulu pengalaman saya ketika menjadi santri. Saya pun pernah merasakan menjadi santri baru yang sangat sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan pondok pesantren ataupun dengan adanya peraturan-peraturan di pesantren.

Salah satu pengalaman yang selalu saya ingat, misalnya, mengantuk di saat belajar kitab usai salat subuh. Saat ngantuk mendera, sangat sudah untuk bisa fokus pada kitab yang sedang dikaji meskipun berusaha sedemikian rupa. Tapi, seiring berjalannya waktu, akhirnya terbiasa juga dengan suasana pondok pesantren, dan justru sangat menyenangkan. Makan bareng, mandi bareng, dan bahkan barang pibadi pun bisa jadi milik bersama, adalah pengalaman luar biasa yang tak terlupakan.
