RUNTUHNYA SURGA
Kala mentari pamit menyisakan noda
Aib kepada ibunda belum usai
Raga telah terpisah dengan jiwanya
Nasib malang sudah pasti mengekang

Nasihat cerah dari sang ibu
Bagai hilang ditelan pertiwi
Eloknya budi luhur tak mempan untukmu
Hingga tangan Tuhan yang maju
Sungguh hina
Kala surga yang kau impikan runtuh
Oleh kicauan sekitar yang tak bermakna
Oleh bisikan merdu sang belis durja
Riau, 5 Juni 2022.
MALAM
Hening dan tenang menyapa
Menghadirkan penat di sekujur badan
Sang baskara pamit menyisakan rasa
Saat memutar memori sehari ini
