PERAYAAN I
sehabis desing-desing itu tanda sudah tiba puasa pertama

di atas lencak terbuat dari daging-daging bambu
aku sobek ayamku, ibu melengkapi makanan kesukaan kami, serbuk kacang tanah, irisan mentimun, daun kelor, nasi yang menguning khas, dan senyum ayah merekah dicampur lodeh terong, ibu ikut serta tersenyum, semanis puasa tahun lalu dan kakek-nenek masih ada “adakah usia dijeda sebentar saja”
malam tiba, harapan diburu meski tak kasat mata
yang bergelimang di rawa-rawa
tempat nongkrong, jalan becek serta dalam debur ombak laut. ayah mengabulkan permintaanku, ibu menyambung “nak baik-baik ya disini”
ia sunyi membakar suara
aku dapati ibu berdiri
merangkul
dan mengelus dada yang ke tiga kali.
