Dulu kau menyebut aku seorang pembual,
namun siapa yang dalam hidupnya tak pernah membual?
Sekali lagi kutegaskan, itu hanya dugaanmu, Putri.

Aku memang pernah menipu diriku sendiri,
bahwa tak ada cinta yang tidak main-main.
Aku memang pernah membual tentang cinta dan drama di ujung senja kota buaya.
Namun tak ada tipu dan bual saat memandang matamu, Putri.
Sebab di sana,
tempatku pulang,
menyandarkan lelah di antara pasang matamu dengan tenang.
Surabaya, 23 Oktober 2021.
Ilustrasi: Beautiful Woman karya I Ketut Tenang.
