Para penulis masih membicarakanmu, padahal engkau sudah tiada
2023.

SAREYANGMU, IBU
Akulah anak sareyangmu, Ibu!
Saat kulihat almanak kala itu
Kau menggendongku hingga terlelap dalam pangkuan surga
Diiringi larik-larik puja-puji kepadaNya
Akulah anak sareyangmu, Ibu!
Doamu senantiasa membelah langit malam
Agar anakmu yang durhaka ini, tak menemukan jalan kelam
Cukup pangkuanmu, Ibu. Sebagai tempat berpulang
Saat tak tahu lagi, kepada siapa lagi rindu ini kulabuhkan.
Akulah anak sareyangmu, Ibu!
Tunggulah anakmu, jangan pergi dulu!
Karena bekalku, belum cukup untukmu.
2022.
