وإذ أخذ ربك من بني آدم من ظهورهم ذريتهم وأشهدهم على أنفسهم ألست بربكم ۖ قالوا بلى ۛ شهدنا
Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam akan keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap diri mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (QS: Al-A’raf:172).

Dua alasan untuk itu. Pertama, banyak ketentuan hukum dalam Islam yang berkaitan dengan peran orang. Dan di samping itu ada syarat muslim. Sebut saja ketentuan terkait zakat, ia wajib kepada orang muslim saja.
Di satu sisi, zakat juga berkaitan dengan pihak lain sebagai pelaksana yang bertugas memungut harta zakat. Akan sulit baginya untuk memungut harta zakat jika ia tidak tahu terhadap status keagamaan seseorang. Sebagai konsekuensi, jika seorang miskin tidak diketahui status keislamannya maka ia tidak berhak mendapat harta zakat.
