“Islam di Indonesia memiliki karakteristik unik yang terjalin erat dengan budaya lokal. Syiar Ramadhan Kampus UI dapat menjadi medium untuk mengenalkan dan melestarikan warisan intelektual serta seni Islam Nusantara agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkapnya.
Syiar Ramadhan Kampus UI juga dimeriahkan oleh para penyair, sastrawan, musisi, dan seniman ternama yang tampil dalam acara Tadarus Seni Ramadan. Mereka adalah kelompok band Marjinal, Umam Dante, Hadrah Assalam, Mahwi Air Tawar, Tora Kundera, Mustafa Ismail, dan lainnya.

Para penyair dan musisi ini akan menjadikan musik dan puisi sebagai medium untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat.
Acara ini terbuka untuk umum, menawarkan ruang bagi siapa saja yang ingin lebih memahami dan merasakan kedalaman Islam Nusantara melalui jalur kebudayaan dan kesenian.
Penyelanggaraan Event Syiar Ramadhan Kampus UI ini juga didukung oleh Direktorat Jendral Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementrian Kebudayaan RI, Lanjnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Kementrian Agama RI, Forum Kebangsaan UI, Perpustakaan UI dan Komunitas Akar Indonesia.
