di malam yang larut
sementara waktu
menuntut diriku
lebih saleh lagi.
barangkali
ajalku sudah dekat
sebab bau tanah di badanku
semakin menyengat.

belum lagi
dosa-dosaku
kian hari kian menumpuk
sedang kalbu,
memesan Lailatul Qadar lebih dulu.
hingga subuh berkumandang,
dan pagi mulai menggeliat di jendela.
perjumpaan itu
berakhir tenteram
:maut tiba-tiba datang.
Yogyakarta, 2026.
MENGUTUK DIRI SENDIRI
di warung,
dengan terpal menutup
setengah badan.
aku belajar munafik
dari orang-orang
yang menyantap dosa di bulan Ramadan.
di pinggir jalan,
dengan takjil berhamparan.
aku belajar iri dan dengki, dari orang-orang yang menjajakan takjil sore hari, sementara hatinya berdoa, dagangan di sampingnya tidak laku: walau sebiji.
di masjid,
dengan toa-toa memandang segala arah.
