Santri Juga Menulis

5000 Karya Tulis Santri, Bukti Santri Tak Hanya Mengaji tapi Juga Menulis

Lihatlah bagaimana cara mereka berkhidmah saat ini. Tradisi khidmah di pesantren tidak lagi terpenjara pada ranah fisik—seperti membersihkan ndalem atau menata sandal kiai. Di era keterbukaan informasi, ribuan santri telah mempraktikkan bentuk kesetiaan intelektual yang luar biasa. Mereka sudah mulai mendengarkan dawuh kiai dengan takzim, mengunyahnya bersama metodologi keilmuan yang sarat sanad, lalu meramunya menjadi tulisan yang estetis dan menyejukkan bagi orang luar.

Imam Syafi’i pernah menegaskan bahwa ilmu itu ibarat hewan buruan, dan tulisan adalah tali pengikatnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Melalui 5.000 karya ini, para santri sesungguhnya sedang melakukan tindakan penyelamatan sejarah. Mereka memastikan ilmu yang didapat dengan tirakat bertahun-tahun di atas hamparan permadani pesantren tidak mati di dalam ingatan individu, melainkan abadi dan terus beranak pinak ke pelukan semesta.

Ah.. Pada akhirnya, ada rasa buncah dan binar bahagia yang tak karuan memenuhi rongga dada ini. Menyaksikan bilik-bilik digital yang semula bising kini mulai dialiri oleh keteduhan ilmu santri adalah sebuah oase yang sekian lama dinanti.

Tinggalkan Balasan