REINKARNASI MAKNA

REINKARNASI MAKNA

Kutemukan dirimu sebagai kata-kata
Dari sajak-sajak paling purba yang kehilangan makna
Sebermula malam, matamu memeram rahasia
Dari perjalanan rintik hujan ke gemetar bulan
Mawar-mawar layu di jurang hatimu
Seakan mengekalkan epitaf puisi ini
Adakah masih kau simpan harap
Akan tumbuhnya bianglala di kelam hatimu?
Biar ia mengguyurkan warna-warna
Hingga kau kembali menghikmati langit biru
Di baliknya kan kau temukan ayat kelahiran

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

URBANISASI

Gedung-gedung tinggi
Jalanan panjang terbentang
Toko-toko merembeskan saliva yang paling gelombang
Rumah sakit dan bioskop membangun taman-taman rindang di jiwa yang gersang
Semuanya kutemukan di kota ini
Dalam hati aku bertanya, “di sinikah surga?”

Suatu Ketika, seorang dewi berkata bahwa kota ini telaga paling kautsar
“Datanglah kau kemari, airnya akan meruntuhkan segala dahaga”
Maka aku datang dengan jiwa pendamba
Ke kota ini
Biar garis-garis qadar paling gurun di tangan
Memunculkan oase dari sidik-sidik doa yang air mata

One Reply to “REINKARNASI MAKNA”

Tinggalkan Balasan