anak kucing

Anak Kucing

***

Jantung Anto berdetak dengan irama tak beraturan. Ratri berbaring di ranjang rumah sakit. Otot-ototnya masih sakit semua, katanya. Ke kamar mandi pun harus diantar pakai kursi roda. Wajar saja, beberapa saat yang lalu dirinya baru melahirkan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Anto baru tiba di rumah sakit. Ia duduk di samping istrinya. Risau berumah di kepala. Sorot matanya redup yang makin menampakkan gelagat gelisahnya. Sesekali menatap wajah istrinya, lalu berpaling menatap kaca jendela yang masih tampak kemilau basah usai dicumbui gerimis sore.

Ini bukan perkara biaya rumah sakit yang konon kabarnya menembus dua digit. Hasil menjual dua ekor kambing dan beberapa karung gabah sebelum Ratri melahirkan masih cukup untuk menutup semua biaya, termasuk biaya untuk acara akikah nanti. Tetapi, lagi-lagi ini permasalahan kucing.

“Mas, sudah ketemu?” suara Ratri serupa gumam. Namun, masih bisa sampai ke gendang telinga Anto.

Anto menggeleng. Tersenyum getir, sebuah isyarat bahwa ia belum berhasil memenuhi keinginan istrinya.

“Aku mau kucing itu, Mas.”

Tinggalkan Balasan