Bila Mahasiswa Muhammadiyah KKN di Pesantren NU

Layaknya pertemuan anggota keluarga yang lama tak berjumpa. Itulah yang terjadi ketika mahasiswa dari perguruan tinggi Muhammadiyah melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di pondok pesantren Nahdlatul Ulama (NU).

“Kami bukan menyambut tamu, melainkan menyambut keluarga,” begitulah ungkapan Nyai Hj Masriyah Amva ketika menyambut tetamunya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Nyai Masriyah merupakan pengasuh Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy Babakan, Ciwaringin, Cirebon. Sedangkan, yang dirujuk sebagai keluarga adalah para mahasiswa dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta.

Sebanyak 10 mahasiswa dari ITB Ahmad Dahlan sejak 13 hingga 31 Agustus 2024 melakukan KKN di Pesantren Kebon Jambu tersebut. ITB Ahmad Dahlan Jakarta ini merupakan salah satu dari 162 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Yang menarik, inilah untuk kali pertama KKN mahasiswa dari PTMA dilakukan di pesantren dari lingkungan NU. Kebetulan, pilihannya jatuh di Pesantren Kebon Jambi Al Islamy Cirebon.

Pesantren ini didirikan oleh KH Muhammad dan Nyai Masrifah pada 1993. Ketika KH Muhammad wafat pada 2006, kepemimpinan pesantren diteruskan oleh Nyai Masrifah. Kini, Pesantren Kebon Jambu ini sudah berkembang demikian pesat.

Pesantren Kebon Jambu sedikitnya memiliki 1.400 santri. Di pesantren yang kini berada di bawah naungan Yayasan Tunas Pertiwi ini juga terdapat Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Diniyah Formal. Di tengah-tengah ribuan santri inilah para mahasiswa dari ITB Ahmad Dahlan ber-KKN.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan