Bila Mahasiswa Muhammadiyah KKN di Pesantren NU

Bertajuk KKN Plus 2024, KKN ini dimaksudkan sebagai bentuk kemitraan global antara kampus dan masyarakat untuk menumbuhkan kepemimpinan perempuan dan mempraktikkan nilai-nilai keislaman.

Selain itu, KKN di lingkungan pesantren NU ini juga dimaksudkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mencairkan bibit-bibit kebekuan komunikasi dan relasi antara Muhammadiyah dan NU.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Agar kemitraannya berkelanjutan, ITB Ahmad Dahlan juga memberikan beasiswa plus kepada santri Pesantren Kebon Jambu yang menjadi kader-kader muda NU. Dengan beasiswa tersebut, diharapkan lahir generasi unggul yang mendukung pertumbuhan dan penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah Cirebon.

Belajar Tahlil

Rupanya, mahasiswa peserta KKN ini datang dari berbagai jurusan. Ada yang dari program studi manajemen, akuntansi, desain komunikasi visual, arsitektur, sistem informasi, dan teknik informasi.

Seperti laiknya KKN, ilmu-ilmu yang diperoleh di kampus tersebut kemudian dicoba diterapkan di lingkungan pesantren dalam bentuk mini project. Misalnya mulai dari penerapan fungsi manajemen sumber daya manusia sampai analisa studi kelayakan bisnis.

Selama tiga pekan berada di pesantren, para mahasiswa yang tergabung dalam KKN ini juga memberikan pelatihan kepada guru, menyelenggarakan bimbingan belajar bagi siswa, serta mengadakan berbagai kegiatan literasi.

Bagi mahasiswa peserta KKN, berada di Pondok Pesantren Kebon Jambu telah menjadi sebuah laboratorium sosial yang kaya akan pembelajaran. Interaksi langsung dengan santri dan masyarakat NU telah membuka cakrawala pemahaman yang lebih luas tentang keberagaman dalam beragama. Perbedaan dalam memahami ajaran Islam, khususnya dalam hal fikih dan tradisi, bukan lagi menjadi penghalang, melainkan menjadi peluang untuk mendalami Islam secara lebih komprehensif.

Tinggalkan Balasan