Bila Santri Putri Antre Mandi

Tanpa pikir panjang, santri yang di dalam harus segera membuka pintu, dan kegaduhan pun kian menjadi tatkala santri yang di luar berebutan masuk. Yang seharusnya bergantian satu-satu, kini kamar mandi bisa diisi sampai tiga atau bahkan lima orang mandi bersmaan.

Laksana di padang mahsyar, satu orang tidak peduli lagi dengan yang lainnya, begitu pun saat itu. Maka berlakulah ayat Al-Quran surat Annur ayat 31, wa qul lilmu’minati yaghdudna min abshᾰrihinna  (Dan katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sebenarnya, santri putri diwajibkan mandi dalam keadaan memakai sarung atau menutup aurat. Namun, terkadang apabila dalam keadaan darurat, peraturan tersebut dibaikan. Kaidah fikih menjadi dalih pembenar: addarurotu tubῑhul mahdzurat (kemudaratan dapat membolehkan perkara yang di larang).

Bagi santri putri, bel salat berjamaah merupakan perkara horor, dikarenakan sanksi bagi yang tidak mengikuti salat berjamaah cukup berat. Bahkan, santri yang salat berjamaah telah (masbuk) pun ada sanksinya, meski sedikit ringan. Sanksinya macam-macam, seperti membuang sampah, membersihkan toilet, menguras bak dan membersihkan kamar mandi, mengaji surat yasin dan surat-surat lainnya di depan kantor pesantren, yang bisa menjadi tontonan gratis ratusan santri lainnya. Sehingga pada gilirannya, khusus santri yang sering melanggar, maka waktu liburan pun dikurangi.

Tinggalkan Balasan