Seperti diketahui bersama, bahwa santri adalah sebutan bagi seseorang yang menimba ilmu pengetahuan di pondok pesantren. Sementara pesantren, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang fokus pengajarannya pada kajian ilmu-ilmu keislaman, khususnya karya-karya ulama klasik (kitab kuning).
Perlu diketahui upaya mengumpulkan kontributor dari kalangan santri dalam satu wadah duniasantri bukan perkara mudah. Ada pelbagai rintangan, hambatan, dan tantangan yang tentu dialami oleh awak media duniasantri –baik dari segi finansial maupun kepercayaan diri dan lain sebagainya.

Terlepas dari kesulitan tersebut, yang pasti kini duniasantri telah menjadi media idola orang banyak. Pembacanya juga berasal dari pelbagai kalangan. Mulai tingkat SMP hingga para sarjana, bahkan ada yang dari kalangan kiai.
Melihat antusiasme pembaca ini tidak berlebihan jika duniasantri dianggap sebagai salah satu media yang tengah berhasil menjadi medium dalam menyebarkan narasi-narasi damai, ramah, dan toleran di tengah masyarakat, khususnya di dunia maya.
Akhir kata dari saya, tetaplah menjadi media terdepan penyemai pesan-pesan perdamaian untuk dunia yang penuh dengan keterombang-ambingan ini. Wallahu A’lam.
