“Yo iku, uwong golek pangan lewat agomo, dodolan agomo!” Gus Kautsar mengartikannya, orang yang rendah derajatnya adalah mereka yang mencari makan lewat agama alias jualan agama.
Yang menarik, lanjut Gus Kaotsar, adalah komentar Imam al-Ghazali tentang pertanyaan siapakah manusia sejati dalam kisah Imam Ibnu Mubarrok di atas. Imam al-Ghazali menyebut, lam yaj’al ibnul mubarrok, ghoir al alim min an nas.

“Ternyata, kata Imam al-Ghazali, Ibnu Mubarrok menyimpulkan selain orang alim (ulama-kiai), itu bukan manusia!” lanjutnya.

One Reply to “Gus Kautsar: Manusia Mulia karena Mengaji”