Angin doa yang berkesiur dari telukmu
Selalu sampai kepadaku
Langitku cerah, malamku terang menderang
Dan jiwaku tegak menyebut namamu
Aku tak pernah merisaukan hujan dan gelombang
Sebab aku dilahirkan dari rasa sakit dan
tabahmu yang tak pernah mau ditekuk waktu.
Apa rahasia jimatmu?
Burung-burung dari danau seberang
Terkesima kepadamu.

Busfa, 13 Juni 2026.
*Puisi untuk Guruku, KH Said Abdullah Bin Husein, pengasuh PP Mathali’ul Anwar Pangarang, Sumenep.
Sumber ilustrasi: vecteezy.
