Jika Nabi Hadir di Tengah Indonesia Hari Ini

Kita membutuhkan akhlak bukan hanya di ruang pengajian, tetapi juga di ruang publik. Pejabat membutuhkan akhlak agar kekuasaan dipahami sebagai amanah. Pengusaha membutuhkan akhlak agar keuntungan tidak dibangun di atas penderitaan orang lain. Pengguna media sosial membutuhkan akhlak agar kebebasan berbicara tidak berubah menjadi penghinaan.

Bahkan orang biasa pun membutuhkan akhlak: untuk tidak mengambil hak orang lain, tidak menyebarkan fitnah, dan tetap membantu sesama ketika dirinya sendiri sedang menghadapi kesulitan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sebab krisis bangsa tidak selalu bermula dari buruknya aturan. Ia bisa bermula dari hilangnya rasa malu ketika melakukan kesalahan dan hilangnya empati ketika melihat penderitaan. Karena itu, Maulid Nabi mestinya menjadi momentum untuk menghidupkan kembali akhlak publik.

Gus Dur telah menunjukkan bahwa keberagamaan yang matang bukanlah keberagamaan yang sibuk menghakimi manusia lain, melainkan keberagamaan yang mampu menghadirkan keadilan, kemanusiaan, dan kedamaian. Pemikiran tersebut sejalan dengan gagasan Islam Kita: mencari titik temu untuk kepentingan bersama tanpa memaksakan tafsir keagamaan kepada orang lain.

Pada akhirnya, mungkin pertanyaan “Jika Nabi hadir di tengah Indonesia hari ini?” tidak perlu dijawab dengan membayangkan apa yang akan beliau katakan. Cukuplah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah Indonesia yang kita bangun hari ini sudah mencerminkan nilai-nilai yang dibawa Nabi Muhammad SAW? Jika jawabannya belum, Maulid adalah kesempatan untuk memperbaikinya.

Sebab mencintai Nabi bukan hanya mengingat kelahirannya. Mencintai Nabi berarti menghadirkan akhlaknya dalam kehidupan.

Dan ketika Indonesia sedang menghadapi berbagai kesulitan, mungkin jalan keluarnya bukan sekadar menambah perayaan keagamaan, melainkan menghadirkan kembali kejujuran, keadilan, kasih sayang, dan keberanian membela manusia.

Itulah Maulid yang tidak berhenti di mimbar, tetapi bergerak menjadi perubahan.

Tinggalkan Balasan