Suasana upacara semakin khidmat ketika pengasuh Pesantren Tebuireng menyampaikan amanat mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Amanat tersebut juga mengangkat kiprah para tokoh Pesantren Tebuireng dalam perjuangan kemerdekaan, sekaligus mengajak para santri untuk meneladani semangat juang dan pengabdian para pendahulu.
Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, upacara tahun ini juga menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Pesantren Tebuireng karena bertepatan dengan hari ulang tahun pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz.

Momen Istimewa ini dirayakan melalui pemotongan tumpeng dan doa bersama. Seluruh santri yang mengikuti upacara turut menjadi bagian dari perayaan tersebut, sehingga suasana perayaan tersebut terasa semakin hangat dan penuh kebersamaan.
Persiapan upacara juga tidak hanya berfokus pada kelancaran rangkaian acara. Sejumlah santri yang tergabung dalam tim Santri Husada disiagakan di lokasi untuk memberikan pertolongan apabila terdapat peserta upacara yang mengalami kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.
