Acara ini dihadiri juga sejumlah tokoh seperti Dekan FIB UI Dr. Bondan Kanumoyoso, Pakar Tradisi Lisan UI Dr. Alfian Siagian, Ketua Club Diskusi Taman TeknoKultur Mahasiswa S3 FIB UI Asfarinal, Bendahara Club Diskusi Taman TeknoKultur Mahasiswa S3 FIBUI Dhani Marlen, juga sahabat-sahabat dari Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia
Tema “Pahlawan Rakyat” diangkat dalam acara ini sebagai tanda hormat pada mereka yang berjasa pada negeri ini, namun tak pernah tersebutkan dan tak ada yang mengenang.

“Di setiap nama besar pahlawan bangsa ada sosok yang mendukung keberhasilan perjuangan mereka, itulah pahlawan rakyat jelata. Meski dekat dengan rakyat dan memiliki peran strategis dalam perjuangan, tapi pahlalwan rakyat sering dilupakan bahkan tidak mendapat perhatian. Saatnya kita memberi apresiasi untuk pahlawan rakyat dan mencari sosok pahlawan yang benar-benar berjuang untuk rakyat,” ujar Direktur Kebudayaan Universitas Indonesia Dr. Ngatawi Al-Zastrouw saat membuka Majelis Nyala Purnama ini.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Komoenitas Makara Fitra Manan menekankan pentingnya mengenang dan menghormati para pahlawan yang tanpa pamrih, apalagi demi mengejar ketenaran.
